Mendulang Traffic dari Google Blog Search dan Google Image

Bukan hanya google.com atau google.co.id andalan sumber traffic blog anda. Namun ada sejumlah fasilitas Google lainnya yang bisa anda maksimalkan, yaitu google blog search dan google image. Bagi pemilik blog terutama, meraih posisi terdepan di kedua fasilitas pencarian tersebut bisa meningkatkan traffic ke blog anda.

Bagaimana cara meraih tempat terhormat di kedua layanan Google itu?

Pertama, mari kita bahas google blog search. Sejak berkembangnya blog, Google kemudian memutuskan membuat halaman pencarian khusus blog. Itulah google blog search.

Membandingkan pengguna google blog search dengan halaman pencarian biasa seperti google.co.id (yang isinya campur antara blog, situs web, dan forum) misalnya, google blog search mungkin masih kalah. Namun seiring terus meningkatnya jumlah blogger, saya yakin lambat laun makin banyak yang menggunakan google blog search.

Google Blog Search layak lebih sering digunakan para blogger sebab menyajikan informasi blog yang lebih segar. Anda tinggal mengklik “browse top stories”, akan langsung muncul topik yang paling hangat di blogosphere. Topiknya beragam, dari bisnis sampai olahraga. Bagi anda yang bermaksud melakukan pencarian lebih detil pun bisa memakai advanced blog search.

Nah kalau bagi pemilik blog yang ingin blognya mendominasi google blog search, apa yang harus dilakukan?

1. Cek blog anda di Google blog search. Kalau blog anda dicari belum tercantum, anda bisa submit dengan memakai Google Blog Search Pinging Service.
2. Sekalipun anda sudah menggunakan Google Sitemap misalnya, anda tetap perlu menggunakan Google Blog Search Pinging Service.
3. Setiap terjadi perubahan di blog, lakukan “ping” kembali. Atau bila anda ingin melakukannya secara otomatis, gunakan API.
4. Karena tak lagi hanya feed saja yang diindex, tapi keseluruhan isi posting, maksimalkan penerapan SEO anda dalam content.
5. Buat content blog berkualitas.

Nah, berikutnya kita bahas Google Image..

Tak dipungkiri, Google Image merupakan tempat yang banyak dipakai untuk mencari gambar. Itulah salah satu fungsi penting memakai gambar dalam setiap postingan anda. Agar gambar yang anda pasang di blog, bisa terpampang di google image, dan akhirnya trafficnya mengalir ke blog anda.

Bagaimana caranya?

1. Gunakan gambar yang menarik. Karena gambar yang menarik lebih berpeluang diklik oleh pengguna Google Image.
2. Karena Google Image meng-index relative lama, sebisa mungkin hindari mengubah nama gambar anda.
3. Beri nama gambar dengan kata. Nama yang sesuai dengan gambar anda tentunya. Dari pada menamai dengan 001.jpg, lebih baik gunakan misalnya bisnis-internet.jpg.
4. Tempatkan keyword di alt tag gambar. Alt tag itu yang akan tampil di halaman pencarian google image. Untuk melakukannya pastikan gambar anda memiliki kode seperti berikut:

”Joko

Lakukan tips-tips di atas dan bersiaplah melihat hasilnya. Blog anda akan mendominasi Google blog search dan Google image. Dan aliran pengunjung berlimpah mendatangi blog anda.
Masih bingung soal landing page? Beberapa kali saya sudah mengulasnya. Namun, tak ada salahnya saya jelaskan kembali. Khususnya kaitannya dengan menjadikan blog sebagai landing page anda.

Tak sabar? Silakan langsung disimak.

Landing page adalah halaman tujuan pengunjung. Begitu pengunjung mengklik sebuah link, entah dari hasil anda menebar link dengan berkomentar maupun lewat iklan, arahnya menuju halaman tersebut. Baru kemudian diteruskan ke halaman produk affiliate anda.

Bentuknya bisa berupa berupa halaman penjaring email seperti di sini. Atau landing page buatan Mas Imam seperti di sini.

Fungsi landing page adalah memperbesar ketertarikan orang untuk bergabung; memperkecil penolakan dari pengunjung; menjaring alamat email; dan sekaligus mempre-sell produk yang anda promosikan.

Tentu pengunjung akan lebih mudah untuk diminta meninggalkan email dibanding langsung diminta membeli. Karena itu landing page menjadi penting. Begitu mereka meninggalkan emailnya, berikutnya anda bisa terus mem-follow upnya lewat email marketing.

Sebaiknya landing page anda memiliki tujuan yang jelas dan fokus. Apakah untuk langsung mengalirkan penjualan dengan mengantarkan ke link affiliate anda. Atau hanya untuk menjaring email anda saja. Ini sangat penting terutama kalau anda menggunakan iklan berbayar. Agar anda bisa mengukur tingkat efektivitas iklan anda. Dari sekian rupiah yang anda keluarkan untuk beriklan, bisa dihitung berapa sales atau email yang terjaring.

Nah, yang menarik membuat landing page bisa dilakukan dengan mudah di blog. Contohnya seperti yang dilakukan rekan-rekan kita.

* Pak Abdullah dengan Blog Website Resmi Bisnis Online
* Pak Aswien Oktavian Perdana dengan blog trik milyarder
* Bu Hartini dengan Blog Hartini
* Dan Pak Dedih Suryadi di Blog Multiply

Tiga blog teratas membuat landing page langsung di halaman utama blog. Sedang yang terakhir menempatkannya di salah satu postingan.

Yang penting, dalam membuat landing page di blog, selain tentu memaparkan informasi produk beserta manfaatnya pada pembeli, adalah perlunya menambahkan testimoni personal anda. Bagaimana penilaian anda terhadap produk tersebut dan manfaat yang anda rasakan.

Dan tentu yang lebih penting lagi, pastikan link affiliate anda tercantum. Usahakan di landing page tak banyak gangguan yang bisa memecah konsentrasi pengunjung. Untuk itu, materi yang tak berhubungan sebaiknya disingkirkan. Agar pengunjung hanya fokus membaca apa yang anda tawarkan.
Ketika masih kecil, saya sering kebingungan saat ditanya lebih dulu mana antara ayam dan telur? Pertanyaan itu memang hanya guyonan, tapi sampai sekarang saya tak mendapat jawaban tepat.

Nah, bagaimana jika pertanyaan itu saya lemparkan pada anda dengan isi berbeda. Karena anda pebisnis internet, pertanyaannya menjadi lebih penting mana produk atau brand?

Sebagian orang menganggap produk lebih penting karena itu aset utama dalam sebuah bisnis. Benar, bisnis anda tak akan berjalan tanpa produk. Tapi bagaimana dengan brand?

Saat anda meluncurkan sebuah produk, mungkin sudah ada ratusan atau ribuan produk yang sama di pasaran. Anda sulit menarik perhatian pasar, jika produk anda tak punya brand.

Brand adalah keistimewaan yang membedakan perusahaan atau produk anda dengan perusahaan atau produk lain. Jika anda ingin memilikinya anda harus cermat mengamati ciri khas produk anda. Amati dan temukan keunikannya.

Menciptakan brand tidak sesulit yang anda kira. Jika anda mau, anda bisa menciptakannya dari hal-hal sederhana. Bahkan anda bisa memulainya dari sesuatu yang dianggap remeh.

Ketika saya jalan-jalan di Wonosobo contohnya. Di kota itu ada satu jenis mie yang sangat terkenal. Namanya mie ongklok. Kata pedagangnya, mie ini dimasak dengan cara diongklok-ongklok. Setelah mie direbus, mie diangkat sambil digoyang-goyangkan. Karena kebiasaan itu sampai sekarang orang mengenal mie ini dengan sebutan mie ongklok. Mie jenis ini laris manis justru karena cara masaknya unik. Mie tersebut bukan lagi sekedar produk, tapi sudah menjadi brand.

Seperti juga yang dilakukan para produsen sepeda motor. Yang mereka jual adalah Honda yang irit atau Yamaha yang secepat kilat. Jadi bukan sekedar menjual sepeda motor. Brand tersebut yang mampu mengangkat nilai sebuah produk.

Hal yang sama bisa kita tanyakan pada diri kita. Apakah kita menjual ebook, kursus online, membership, atau brand?

Jawabnya jelas. Pertama kita butuh produk/jasa. Kemudian mem-branding-nya untuk meningkatkan nilai produk di mata konsumen.

Bukan hanya pemilik produk yang butuh brand. Banyak affiliate marketer yang tanpa harus repot membuat produk sendiri, bisa menjual lebih banyak berkat brand-nya. Contohnya seperti Mas Arief yang terkenal dengan Support Your Succes-nya. Mas Ricky Nova yang terkenal sangat ahli sebagai affiliate marketer. Atau Mas Basuki Sutjijanto dengan salam 1%-nya.

Kalau anda ingin membranding produk anda, anda cukup cari keunikan produk anda dan kembangkan secara serius. Keunikan produk bisa terletak pada beberapa aspek, misalnya kelebihan, harga, layanan purna jual, atau jaminan.

Nah, sekarang coba anda ambil pen dengan selembar kertas. Tulislah ciri khas produk anda sekarang. Pilih salah satu ciri khas yang menurut anda paling menjual. Jika anda yakin dengan pilihan anda, saya yakin banyak pelanggan baru yang segera melirik produk anda.

Penawaran adalah Inti Bisnis Internet Anda

“Siapa menanam, dia menuai,” demikian kata sebuah pepatah. Pepatah ini mungkin sudah sering kita dengar dan sampai saat ini tetap kita akui kebenarannya.

Hukum menanam dan menuai adalah hukum alamiah. Seorang petani tak bisa langsung panen kalau belum pernah menanam. Begitupun anda sebagai internet marketer, anda akan sulit mendapatkan pembeli bila tak pernah melakukan penawaran.

Ciri marketer sukses adalah rajin membuat penawaran. Ia rajin membuat rencana marketing dan meng-ACTION-kannya untuk mendapat pelanggan baru.

Memang marketer profesi yang memerlukan konsep. Anda tak bisa bekerja sembarangan, tapi harus dengan rencana yang jelas. Dan berbagai perencanaan marketing itu pada akhirnya berujung pada penawaran. Penawaran harus masuk dalam segenap aktivitas anda karena ini menyangkut denyut nadi bisnis internet anda.

Banyak orang menganggap remeh aktivitas menawarkan. Padahal penawaran adalah inti bisnis apapun. Tanpa ada penawaran, permintaan sulit untuk datang. Tanpa penawaran, konsumen tak akan pernah tahu apa yang anda pasarkan.

Tidak sedikit juga yang malu untuk menawarkan sesuatu. Padahal sama sekali tak ada yang memalukan dengan aktivitas tersebut. Kegiatan tersebut sangat biasa. Tak ubahnya saat anda masih kecil dan merengek-rengek pada orangtua untuk membelikan balon atau mengajak berlibur ke suatu tempat. Seperti juga saat orangtua mengiming-imingi membawakan oleh-oleh untuk anak yang akan ditinggalnya keluar rumah.

Oh ya bicara soal anak, mari kita ikut mengucap syukur atas kelahiran putra kedua Mas Dadang Firdaos pada tanggal 24 April lalu . Semoga menjadi putra yang soleh dan berbakti pada orangtua. Selamat Mas Dadang! :)

Kembali ke penawaran, bagaimana cara menawarkan?

Ada beberapa kegiatan yang bisa anda tempuh untuk melakukan penawaran. Yang paling lazim di bisnis internet adalah dengan membuat landing page, mengirim email marketing, lewat review blog seperti dilakukan DjengTaTha, dan beriklan. Di luar itu, promosi offline patut pula dicoba.

Menawarkan produk adalah kegiatan yang harus diprioritaskan oleh setiap marketer. Mereka boleh sibuk melakukan berbagai kegiatan, tapi membuat penawaran tidak boleh ditinggalkan.

Kalau bisa setiap aktivitas yang dijalankan, disisipi pesan penawaran. Misalkan saja saat sedang mengirim email dengan teman, tak ada salahnya menyisipkan produk-produk yang anda promosikan. Atau bisa juga saat SMS-an, mencantumkan alamat blog atau situs web anda. Bisa pula saat ngobrol bersama teman, anda ceritakan bisnis yang anda jalankan. Sederhana kan?

Prioritaskan aktivitas marketing. Sekalipun rasanya kegiatan itu bentuknya sepele seperti di atas, namun saya yakin hasilnya mendatangkan keuntungan luar biasa.

Anda tak perlu khawatir kegiatan anda akan sia-sia. Seorang petani tak pernah khawatir tanamannya mati jika merawatnya dengan baik. Anda juga harus yakin penawaran anda akan berhasil. Asal anda melakukannya dengan baik, penawaran anda pasti berhasil. Ada ribuan calon pelanggan menunggu penawaran anda. Buatlah penawaran terbaik dan yakinlah mereka segera menjadi pelanggan setia anda.
Bagaimana perkembangan bisnis internet anda bulan lalu? Menurun, meningkat atau sedang-sedang saja? Bila meningkat tentu saya ikut senang. Namun bila masih stagnan atau malah menurun, berarti kita perlu berupaya lebih keras untuk meningkatkan jumlah pembeli.

Untuk itu, saya tak sabar ingin berbagi dengan anda cara meningkatkan jumlah pembeli produk atau pelanggan jasa layanan anda. Tidak sabar mengetahuinya? Silakan langsung disimak saja.

Berikut ini tiga jurus jitu meningkatkan jumlah pembeli produk dan pelanggan jasa layanan anda:

1. Berikan free report atau free ebook. Banyak orang senang bila ditawari barang gratisan. Itu pula yang selama ini sering saya lakukan. Misalnya dengan memberikan free ebook 14 Kesalahan Fatal Bisnis Internet. Atau seperti yang juga dilakukan Mas Agung Jatnika dengan ebook Bagaimana menjadi Kaya dengan Produk Private Label Rights.
Sangat baik jika anda membuat sendiri free ebook atau free report. Namun bila kesulitan atau ingin yang lebih mudah, anda bisa lakukan cukup dengan mewawancarai seseorang. Hal ini seperti yang dilakukan Mas Toufan dengan hasilnya free ebook wawancara dengan Joko Susilo. Memberikan free ebook akan mendekatkan diri anda dengan konsumen anda. Bukan tak mungkin nantinya mereka akan membeli produk anda.
2. Berikan penawaran spesial. Kalau anda sering datang ke berbagai pameran, yang dicari pastinya penawaran spesial atau diskon besar-besaran. Nah anda bisa terapkan penawaran khusus itu mendongkrak jumlah pembeli produk anda. Berikan penawaran khusus. Para calon pembeli anda pasti akan senang. Karena mereka merasa diistimewakan dengan penawaran anda. Oh iya, anda sudah baca penawaran spesial Rahasia Blogging?
3. Lakukan cross promotion. Promosi silang (cross promotion) berarti anda mempromosikan produk partner atau produk orang lain, baik lewat blog maupun lewat email. Dan mereka bisa melakukan hal yang sama. Lazimnya hal ini dilakukan lewat kerjasama khusus, contohnya seperti yang saya lakukan dengan gempar.com. Namun tak jarang juga saya melakukannya tanpa diminta. Bahkan beberapa kali, yang saya promosikan belum saya kenal. :)
Percayalah melakukan hal ini anda tak akan rugi. Selama niat utama kita adalah membantu orang-orang mendapatkan yang dibutuhkannya, anda akan mendapatkan balasannya lewat jalan yang tak terduga.

Coba ACTION-kan ketiga jurus jitu di atas. Dan rasakan perbedaan hasilnya di akhir bulan nanti.
top