Tentukan Target anda Sekarang!

Satu pertanyaan klasik selalu terlontar tiap tahun baru tiba. “Apa target saya tahun ini?”

Jika anda sudah punya jawabannya, itu bagus. Karena, dengan memiliki target yang jelas, anda akan melangkah lebih percaya diri.

Mungkin saja di antara kita masih ada yang kecewa dengan target yang belum tercapai tahun lalu. Tapi, kekecewaan ini harus segera diatasi. Waktu sangat berharga karena ia tidak bisa diputar ulang. Jadi, apa gunanya berlarut-larut dalam kekecewaan?

Buka pikiran dan hati anda dan ingat, kita masih punya kesempatan di tahun berikutnya. Ya, kesempatan emas di tahun ini. Percayalah tahun ini sesuatu yang luar biasa akan terjadi dan mengubah hidup anda, bahkan juga orang-orang di sekitar anda.

Keyakinan seperti ini juga saya tanamkan pada diri saya. Bahkan sejak dulu saat saya mulai memutuskan ‘Ya! Saya akan mulai dan sukses di bisnis internet!‘

Berbekal rasa optimis, ketekunan, dan kerja keras, satu persatu tujuan saya tercapai. Saya yakin, anda tentu juga bisa melakukannya lebih dari saya.

Ucapkan pada diri anda, “Tahun 2008 adalah tahun saya!”

Segarkan pikiran, ciptakan peluang-peluang baru! Kembangkan berbagai kreativitas baru dalam bisnis. Tinggalkan strategi lama yang sudah usang dan tidak mendatangkan hasil, dan mulai gunakan strategi baru. Terbukalah pada perubahan!

Jika anda punya tujuan, petakanlah! Susun berdasar jangka waktunya. Ada jangka panjang, menengah, dan jangka pendek, kemudian jalankan. Tetapi, jangan lupa juga untuk menjalaninya secara alami. Jangan sampai target-target itu justru membelenggu anda. Jangan biarkan diri anda tertekan karena banyak target jangka pendek yang tidak terpenuhi sehingga merasa khawatir gagal meraih apa yang sudah diidam-idamkan. Ini bahaya!

Tujuan hanyalah poin-poin atau jalur penanda. Kurang lebih seperti rambu lalu lintas yang akan membantu anda agar tidak tersesat atau menuju arah yang salah. Jadi, cobalah bersikap lebih terbuka dan fleksibel. Rebut setiap kesempatan yang membantu anda ke arah tujuan. Lakukan hal-hal yang sekiranya realistis dan dapat anda lakukan.

Di bawah ini ada beberapa hal yang bisa anda renungkan:

1. Biarkan setiap kejadian merubah hidup anda. Anda harus mau berkembang karena andalah orang yang menciptakan dan menghidupkan adanya perubahan itu. Terbukalah pada pengalaman-pengalaman yang sebelumnya pernah anda alami. Anda harus mau belajar dari pengalaman-pengalaman masa lalu…
2. Proses itu lebih penting dari hasil. Jika hasil mengendalikan proses, kita hanya akan jalan di tempat. Kita akan selalu terpaku di tempat kita ada sekarang. Tidak berkembang! Sebaliknya, jika proses mengendalikan hasil, meski kita belum melihat tujuan kita, tapi kita tahu pasti kita akan sampai disana. Yakinlah!
3. Mulailah dari manapun anda berada. Ketidaktahuan untuk memulai dari mana sering membuat kita tidak beranjak. Ambilah inisiatif. Lakukan dari manapun anda berada, sekarang juga!

Jadi, tentukan target dan tujuan anda tahun ini. Andalah yang menjadi penuntun target. Andalah pusat dari target-target anda. Andalah yang mengendalikannya, bukan target yang mengikat anda. Dan, jangan pernah berhenti berubah… ke arah yang lebih baik tentunya…
Bagi anda yang sudah bergabung dengan Formula Bisnis dan Rahasia Blogging, pastinya sangat menyadari betapa penting memiliki produk sendiri. Punya produk sendiri berarti anda sedang merintis tambang uang anda.

Namun begitu, bila saya perhatikan, kadang ada produk yang baru diluncurkan tak lolos dari jeratan kesalahan-kesalahan mendasar. Apa sajakah itu? Berikut ini kesalahan-kesalahan mendasar yang tak boleh terjadi pada anda yang berniat memiliki produk sendiri.

1. Tidak melakukan riset pasar. Hanya berdasarkan intuisi atau keinginan mungkin. Lalu terburu-buru membuat produk informasi. Seharusnya, anda mulai dari meneliti pasar di internet. Bagaimana caranya? Silakan baca 6 cara meriset pasar agar bisnis internet berjalan lancar.
2. Tidak melihat peta persaingan. Di beberapa ceruk pasar mungkin tingkat kompetisinya sudah terlalu tinggi. Bila anda nekad untuk bermain di ceruk tersebut dengan persiapan seadanya, hampir bisa diprediksi kalau bisnis internet anda gagal.
3. Isi produk tidak fokus untuk konsumen. Terkadang kita terlalu asyik dengan diri sendiri saat membuat produk. Kita jadi abai dengan apa yang sebenarnya diperlukan oleh (calon) konsumen kita. Karena itu, camkan baik-baik kalimat berikut di otak anda. Saat membuat produk informasi, selalu tanyakan “apa yang mereka butuhkan? Apa gunanya bagi mereka? Apakah bagian ini bermanfaat bagi mereka?” Kualitas produk anda, seperti disebut Mas Sumartono, menjadi salah satu faktor kepuasan pelanggan.
4. Tak tahu hal-hal yang efektif atau tidak. Kalau yang ini anda akan temukan jawabannya seiring proses. Di awal, ketika anda mencoba berbisnis internet, anda belum tahu mana tempat beriklan yang efektif untuk produk anda, bagian mana dari halaman anda yang perlu diubah dan berefek terhadap penjualan, dan keyword apa yang paling banyak mendatangkan penjualan. Namun sering proses bisnis internet anda, anda akan temukan jawabannya.
5. Akhirnya marketing intinya. Ketika produk anda sudah jadi, pada akhirnya soal marketing yang berbicara. Banyak sekali mungkin produk yang bagus, namun tak jadi laris manis karena marketingnya tak jalan. Atau mungkin jalan, namun setengah-setengah. Atau langkah marketing jalan, namun jalan marketing yang diambil keliru.

Soal marketing pada intinya sederhana: “anda membawakan produk yang tepat pada orang yang tepat, dengan cara yang tepat, dan dalam waktu yang tepat!”

Baiklah. Bagaimana menurut anda? Silakan sampaikan pendapat anda dengan mengisi komentar.

Dan ikuti terus blog JokoSusilo.com. Karena dalam waktu dekat akan ada kejutan paling menghebohkan yang akan menggemparkan jagad bisnis internet dan blogging tanah air. Nantikan saja…
Anda “bosan” dengan penghasilan yang diterima saat ini? Tak pernah naik apalagi di masa yang kian berat seperti sekarang ini? Tak perlu frustasi atau menyerah. Selalu ada jawaban untuk setiap kesulitan.

Yang pasti, kalau anda ingin meraih penghasilan yang lebih baik dan cara yang anda lakukan selama ini tak bisa diandalkan, anda perlu cara baru untuk mewujudkannya. Kalau anda masih melakukan cara yang sama, pasti hasil yang didapat pun tak jauh berbeda.

Tapi sebelum sampai ke Z, mari kita mulai dari A terlebih dulu. Jika anda mau mengubah hidup anda, anda perlu pondasi yang kokoh sebelum mencapai tahap itu. Agar saat anda sudah menikmati penghasilan seperti “pancuran air yang tak pernah mampet” atau ketika uang sudah bukan lagi segalanya, anda sudah memiliki kesiapan mental.

Fakta pertama yang perlu kita terima adalah kesuksesan itu bertumpu pada seberapa jauh produktivitas kita. Dan mengenai cara meningkatkan produktivitas, banyak buku dan pakar yang menyebut pentingnya manajemen waktu. Kita disarankan untuk membiasakan mengukur hasil dalam rentang waktu tertentu. Kalau dalam soal penghasilan misalnya, waktu yang sudah kita keluarkan dibandingkan dengan uang yang kita dapat.

Konsep ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari konsep “waktu adalah uang”. Kalau dalam konsep sebelumnya tersebut, belum ada ukuran yang jelas. Sedangkan dalam konsep pengembangannya ini, kita diajak untuk lebih ketat dan terarah dalam mengukur produktivitas kita.

Contoh cara gampang yang bisa anda praktekkan adalah dengan menghitung penghasilan anda dalam setiap jam. Pertama, anda tinggal tetapkan penghasilan yang ingin didapat dalam setiap jam. Kemudian anda tinggal menggunakan acuan penghasilan itu untuk memilih pekerjaan yang sepadan dengan “tarif” anda.

Lalu kalau anda ingin mendapatkan uang lebih banyak, anda tinggal menaikkan tarif per jam anda. Sehingga anda bisa memilih melakukan aktivitas yang bisa menghasilkan uang sesuai tarif baru yang anda tetapkan.

Bingung?

Contohnya begini. Kalau selama ini anda misal mematok penghasilan Rp 50 ribu/ jam dan ingin mendapat Rp 80 ribu/ jam. Maka anda tinggal mengurangi pekerjaan yang hanya menghasilkan Rp 50 ribu/ jam dan mengalihkannya ke aktivitas yang menghasilkan Rp 80 ribu / jam.

Cara ini mungkin sudah banyak yang tahu. Dan saya pun termasuk yang menerapkannya. Tapi setelah dijalani cukup lama, meski ada sisi plus-nya, tapi dalam jangka panjang konsep ini bisa sangat membahayakan keuangan anda.
Anda pasti tanya kenapa. Mengenai apa saja plus minus-nya, saya beberkan di posting berikutnya.

Oh ya, kalau anda sendiri bagaimana trik untuk terus meningkatkan penghasilan? Mari bagikan pengalaman anda kepada kawan-kawan lainnya.
Menjadi lebih produktif sudah tentu menjadi keinginan anda. Sayangnya, sering kali tak banyak yang bisa melakukannya.

Mungkin sering banyak halangan, baik dari dalam diri maupun dari luar, yang menghambat kerja anda. Sehingga apa yang anda lakukan menjadi tidak efektif.

Tidak efektif menyebabkan anda tidak produktif. Padahal, kita semua tahu kalau produktivitas berhubungan dengan kesuksesan anda.

Bagaimana solusinya?

1. Tuliskan rencana kerja anda. Sebaiknya tulis di kertas atau papan yang mudah terlihat. Bukan di alat elektronik seperti handphone. Dan dalam setiap daftar rencana kerja anda, tentukan prioritas kerja anda. Buat prioritas dari yang menurut anda paling penting sampai yang kurang penting.
2. Tuliskan aktivitas yang harus anda hindari. Selain memiliki daftar pekerjaan yang harus anda lakukan, tuliskan juga aktivitas tidak produktif yang harus anda hindari. Misalkan nonton televisi tanpa kenal waktu. Dan berjanjilah anda tak melakukan aktivitas-aktivitas tersebut sebelum pekerjaan-pekerjaan anda selesai.
3. Lakukan pemanasan. Sebagian orang kadang memerlukan pemanasan sebelum bekerja. Misalnya dengan minum kopi atau teh terlebih dulu. Bila anda termasuk orang yang memerlukan pemanasan sebelum beraktivitas, lakukan saja. Yang penting, itu bisa membuat anda lebih enjoy dalam bekerja.
4. Fokus pada apa yang anda kerjakan. Satu pekerjaan, satu waktu! Sulit kalau anda melakukan banyak hal dalam waktu bersamaan. Sebab fokus anda akan terbagi. Mulai dari tugas prioritas anda. Pusatkan perhatian dan konsentrasi anda untuk mengerjakan pekerjaan tersebut sebaik-baiknya. Jangan berpindah ke pekerjaan lain sebelum selesai. Ingat, fokus!
5. Tetapkan batas waktu. Ini akan mendorong anda untuk mengerjakan setiap pekerjaan dengan cepat.
6. Tandai pekerjaan yang selesai. Setiap daftar pekerjaan yang sudah selesai, tandailah. Boleh dengan memberi centang atau mencoretnya. Ini akan memacu anda untuk segera menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan berikutnya.
7. Ambil istirahat. Tentukan waktu untuk beristirahat. Misalkan setiap dua jam sekali anda mengambil istirahat 15 menit. Ini bisa anda gunakan untuk meregangkan otot atau meminum teh hangat.
8. Belajar membaca cepat. Tingkatkan terus kecepatan membaca anda. Tips membaca cepat seperti disampaikan di blog Fikrul Mustanir.
9. Mengetik lebih cepat. Maksimalkan kesepuluh jari anda dan hapalkan shortcut khusus yang akan membantu anda mengetik lebih cepat.
10. Patuhi peraturan anda. Rencana-rencana kerja yang sudah anda buat tadi bukan hanya untuk dipajang saja. Patuhi dan lakukanlah dengan sebaik-baiknya.

Melakukan ke-10 cara di atas dijamin produktivitas kerja anda akan meningkat drastis. Buktikanlah!
Suatu saat, anda tengah berdiri di pinggir jalan. Lalu tiba-tiba ada orang yang menyapa anda. Menanyakan kabar anda dan seterusnya. Bagaimana perasaan anda?

Wah, pasti anda akan senang. Sambil diam-diam dalam hati merasa jadi orang terkenal. Tapi bukan itu yang penting. Yang penting kemudian anda juga akan memberikan perhatian pada orang yang menyapa anda itu. Dan bahkan berusaha mengenalnya lebih jauh.

Contoh lainnya misalnya, suatu ketika anda bertemu dengan teman lama anda. Dan anda langsung bercakap dengan bahasa daerah teman anda itu. Pasti dia akan merasa senang. Walhasil hubungan anda jadi lebih akrab.

Inilah salah satu keajaiban sentuhan personal. Mereka yang semula sama sekali tak peduli pada anda, bisa langsung berubah 180 derajat. Memberikan perhatian pada anda dan menganggap anda sebagai temannya. Dan ingat, teman adalah aset yang tak ternilai.

Penggunaan sentuhan personal dalam bisnis internet amat penting. Bukan cuma untuk berkomunikasi, tapi lebih dari itu untuk menumbuhkan loyalitas konsumen.

Sentuhan personal juga lebih murah. Tak semahal kalau anda beriklan. Anda cukup mengingat nama mereka, apa hobi mereka, dan memberikan senyuman tulus. Dan saya jamin mereka akan memberikan perhatian yang lebih pada bisnis anda.

Memang menggunakan sentuhan personal hasilnya tak langsung kelihatan. Karena perlu berhubungan dengan konsumen secara satu per satu. Tapi saya yakin hasilnya akan lebih kekal. Konsumen anda loyal dan akan terus mengingat bisnis anda. Mereka akan menjadi pelanggan setia.

Nah, sekarang bagaimana sentuhan personal semacam ini bisa anda gunakan di bisnis internet?

Prinsipnya sama, hargai klien dengan memberikan pelayanan yang manusiawi. Seperti contoh di atas, sapalah klien anda dengan menyebut namanya saat anda mengirim pesan. Jika hal itu tidak mungkin anda lakukan secara manual, ada mesin autoresponder yang siap membantu.

Cara lainnya, ajaklah klien anda bercanda saat berkomunikasi. Buat mereka merasa nyaman dengan guyonan anda. Ini yang kemarin dilakukan presiden Obama untuk menjaring dukungan. Saat berkampanye di internet Obama tak pernah menganggap dirinya sebagai calon presiden Amerika. Ia memperlakukan teman-temannya di Facebook seperti seorang sahabat. Tidak hanya bicara masalah politik dan pemerintahan, Obama bahkan sering bercerita tentang hal yang lebih intim dengan para pendukungnya. Melalui cara seperti ini Obama bisa menjaga loyalitas pendukungnya hingga ia terpilih.

Bagaimana dengan anda? Apakah anda siap memberi sentuhan personal pada konsumen anda? Bicaralah seperti orang yang sedang duduk bersama di sebuah warung makan kepada mereka.

Yang jelas, anda mesti memperlakukan konsumen anda seperti sahabat. Ya, jadikan mereka sebagai sahabat anda.
top